Pelatih Arsenal Arsene Wenger menyatakan bahwa Premier League tetap menjadi kompetisi terbaik di Eropa, hal tersebut berdasarkan banyaknya pemain bintang yang membela klub-klub Inggris, meski hegemoni klub Inggris di kompetisi Eropa sepertinya menurun.
Hasil terbaru dari Liga Champions, Inggris hanya menempatkan Manchester United dan klub asuhan Wenger, Arsenal yang sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar, sementara Chelsea yang merupakan juara bertahan liga Champions harus memastikan tiket hingga laga terakhir nanti, The Blues harus memenangkan laga melawan Nordsjaelland dan berharap pada laga lain antara Shakhtar Donetsk kontra Juventus , berbeda dengan sang juara bertahan Premier league yang sudah pasti terlempar dari Liga Chempions setelah ditahan imbang 1-1 melawan Madrid.
Dengan rentetan hasil yang diperoleh tim-tim Inggris, Wenger tetap yakin bahwa kompetisi Di Inggris (premier league) masih menjadi standart nomer satu di Eropa.
“Saya masih akan mengatakan Inggris adalah yang terkuat, karena di Inggris jika mereka(suatu tim) ingin seorang pemain, mereka masih bisa mendapatkan pemain tersebut. Selama itu terjadi, Anda akan menjadi yang paling kuat di Eropa.” Tegas Wenger seperti dilansir skysports.
“Inggris adalah yang terbaik, karena ada sesuatu yang lebih di sini. Hal ini tidak hanya terkait dengan apa yang Anda lihat di lapangan, tapi bagaimana Anda mengalami sepakbola. Itulah yang saya sangat percaya, dan ketika saya berbicara dengan para pemain, mereka mengatakan itu dengan sama persis.” Lanutnya.
“Sekarang sepakbola Jerman telah datang, sepakbola Spanyol ada setiap tahun dan beberapa klub Prancis telah kembali seperti Paris Saint-Germain, Ini terlihat kurang jelas bagi kita.” Tandasnya.
“Saya tidak berpikir kita semakin buruk, Manchester City telahtersingkir. Tapi Anda harus menempatkannya secara objekti, bahwa mereka berada dalam grup yang sulit dan mereka masih tim yang bagus karena mereka berada di puncak Liga Premier.” Papar pelatih yang berjuluk The Professor tersebut.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar